Selasa, 21 April 2026, bertempat di ruang sidang Prodi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, telah diselenggarakan kegiatan Kuliah Tamu dan Sosialisasi Program Beasiswa dari Pemerintah India. Kegiatan dihadiri oleh peserta yang terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan Fakultas Ilmu Kesehatan serta mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan baik secara luring maupun daring. Sambutan hangat disampaikan Wakil Rektor 3 Bapak Dr. Asep Suryana Abdurrahmat, M.Kes. yang hadir secara luring, serta dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor Universitas Siliwangi yaitu Prof. Dr. Ir. Nundang Busaeri, M.T., IPU., ASEAN Eng. yang hadir secara daring melalui zoom meeting, sekaligus membuka acara tersebut.
Acara inti yaitu pemberian materi mengenai “Yoga and Alternative Medicine” serta penyampaian sosialisasi mengenai program beasiswa yang ditawarkan oleh Pemerintah India. Sebagai nara sumber yaitu Dr. Sunil Karamchandani, sebagai Director of the Jawaharlal Nehru Indian Cultural Centre (JNICC), Kedutaan Besar India. didampingi oleh Bapak Kholil Azis, M.Pd. sebagai staf Kedutaan Besar India, Jakarta. Kegiatan ini sebagai bentuk penjajakan kerjasama luar negeri untuk mencapai IKU internasionalisasi perguruan tinggi.

Secara garis besar, terdapat 2 program beasiswa yang ditawarkan oleh Pemerintah India yaitu ICCR (Indian Council for Cultural Relations) and ITEC (Indian Technical and Economic Cooperation). Pemerintah India setiap tahun menawarkan beasiswa kepada mahasiswa dari Indonesia untuk melanjutkan studi mereka di universitas dan perguruan tinggi di India. ICCR merupakan beasiswa yang diberikan untuk melanjutkan studi di tingkat Sarjana & Pascasarjana dan dalam bidang penelitian di bawah program M.Phil dan Ph.D. Beasiswa ini dikelola oleh the Indian Council of Cultural Relations (ICCR). Permohonan beasiswa di bawah skema ini dibuka pada bulan Februari setiap tahun.
Sementara itu, ITEC adalah platform pengembangan kapasitas terkemuka dari Kementerian Luar Negeri, Pemerintah India. Program ini didirikan pada tahun 1964. ITEC adalah salah satu pengaturan institusional tertua untuk pengembangan kapasitas internasional yang telah melatih lebih dari 200.000 para profesional dari 160+ negara di sektor sipil dan pertahanan. ITEC menawarkan hampir 10.000 kesempatan pelatihan tatap muka yang didanai penuh melalui hampir 400 kursus yang ditawarkan di 100+ lembaga terkemuka di India setiap tahunnya. Kegiatan ini sangat relevan dengan profesi dosen karena dapat menunjang peningkatan pengetahuan dan pengembangan keterampilan dosen pada bidang ilmu masing-masing melalui berbagai pelatihan atau kursus yang ditawarkan dalam program ITEC. Pada intinya, kegiatan ini diperuntukan bagi tenaga profesional yang telah memiliki pengalaman bekerja 3-5 tahun dengan rentang usia 25-45 tahun.

Dr. Sunil Karamchandani merupakan peneliti dan praktisi yang memiliki keahlian pada bidang “Yoga, Naturopathy, Ayurveda, Spiritual Healing and Alternative Medicine”. Oleh karena itu, topik kuliah tamu ini sangat relevan dengan keahlian beliau. Setelah pemaparan materi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab atau diskusi. Setiap peserta yang hadir baik daring maupun luring diberikan kesempatan untuk bertanya baik mengenai program beasiswa maupun mengenai “Yoga and Alternative Medicine”. Acara ini dipandu oleh moderator Nissa Noor Annashr, S.KM., M.K.M.


Leave a Reply